Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi https://stkipsetiabudhi.e-journal.id/jpds <p>Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi digagas untuk memberi wadah publikasi bagi dosen, guru, peneliti dan praktisi Pendidikan Dasar yang bertujuan untuk menampung gagasan dan kajian yang dilengkapi dengan hasil penelitian pada sekolah dasar.</p> en-US pgsdsetiabudhi@gmail.com (Usmaedi) pgsdsetiabudhi@gmail.com (maedi) Sat, 08 Aug 2020 05:53:19 +0000 OJS 3.1.1.2 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 DIGITIZATION OF LEARNING IN THE RURAL SCHOOL (Computer Based Learning Implementation at SMP Cendikia Sukahegar Sukaluyu Cianjur West Java Indonesia) https://stkipsetiabudhi.e-journal.id/jpds/article/view/83 <p>Digitization of learning is one of the todays’ challenges being faced by Indonesian schools, including rural schools. This reasearch aims to implement and measure the effectiveness of computer based learning at SMP Cendikia Sukahegar, recognize its challenges, and find the appropriate computer based learning model for them. The method used is <em>experimental research</em> based on descriptive qualitative approach, using instruments of observation, interview, and document analysis. The results of this study show that computer based learning at SMP Cendikia Sukahegar improves their student learning outcomes. The appropriate computer based learning model is <em>instructional game</em>. Meanwhile, the problems faced in the implementation of computer based learning are related to human resources, facilities, and supporting policies from the principals.&nbsp; &nbsp;</p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><strong><em>C</em></strong><strong><em>omputer based learning, </em></strong><strong><em>d</em></strong><strong><em>igitization,&nbsp; </em></strong><strong><em>rural</em></strong> <strong><em>s</em></strong><strong><em>chool</em></strong></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Digitalisasi pembelajaran merupakan salah satu tantangan yang saat ini dihadapi oleh sekolah-sekolah di Indonesia, termasuk sekolah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengukur keefektifan pembelajaran berbasis komputer di SMP Cendikia Sukahegar, mengenali tantangannya, dan menemukan model pembelajaran berbasis komputer yang sesuai untuk mereka. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental berdasarkan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menggunakan instrumen observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis komputer di SMP Cendikia Sukahegar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Model pembelajaran berbasis komputer yang sesuai adalah permainan instruksional. Sedangkan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis komputer terkait dengan sumber daya manusia, fasilitas, dan kebijakan pendukung dari kepala sekolah.</p> <p><strong>Kata kunci: Pembelajaran berbasis komputer, digitalisasi, sekolah pedesaan</strong></p> Dera Nugraha, Devi C Ruhimat ##submission.copyrightStatement## https://stkipsetiabudhi.e-journal.id/jpds/article/view/83 Mon, 06 Jan 2020 00:00:00 +0000 STRATEGI PEMBELAJARAN REACT (RELATING EXPERIENCING APPLYING COOPERATING TRANSFERRING) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK SISWA SEKOLAH DASAR https://stkipsetiabudhi.e-journal.id/jpds/article/view/84 <p>Problem solving is learning to use scientific methods or to think systematically, logically, regularly and<br>thoroughly. The goal is to acquire cognitive abilities and skills to solve problems rationally. Efforts to<br>improve students' mathematical problem solving abilities by using the REACT learning strategy. This study<br>aims to determine whether the increase in mathematical problem solving abilities of students who get<br>REACT learning strategies is better than students who get conventional learning. The research method used<br>is a quasi-experimental method. This research was conducted at SDN Bayah Timur 1 and SDN Suwakan 2 in<br>the even semester of the 2019/2020 academic year. The research data were obtained using a research<br>instrument in the form of a test instrument given at the time of the pretest and posttest. The hypothesis test<br>used is the t-test. The conclusion obtained in this study is that the increase in the students' mathematical<br>problem solving ability in the experimental class is no better than that of the control class students.<br><strong><em>Keywords: REACT, Mathematical Problem Solving</em></strong><br><strong>Abstrak</strong><br>Pemecahan masalah adalah belajar menggunakan metode-metode ilmiah atau berpikir secara sistematis,<br>logis, teratur dan teliti tujuannya adalah untuk memperoleh kemampuan dan kecakapan kognitif untuk<br>memecahkan masalah secara rasional. Upaya untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah<br>matematik siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran REACT. Penelitian ini bertujuan untuk<br>Mengetahui apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang mendapatkan<br>strategi pembelajaran REACT lebih baik dari pada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional.<br>Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di SDN<br>Bayah Timur 1 dan SDN Suwakan 2 pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Data penelitian diperoleh<br>dengan menggunakan instrumen penelitian berupa instrumen tes yang diberikan pada saat pretes dan postes.&nbsp;Uji hipotesis yang digunakan adalah uji-<em>t. </em>Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah<br>peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa kelas eksperimen tidak lebih baik dari pada<br>siswa kelas kontrol.<br><strong><em>Kata Kunci: REACT, Pemecahan Masalah Matematis</em></strong></p> Trian Pamungkas Alamsyah, Usmaedi Usmaedi ##submission.copyrightStatement## https://stkipsetiabudhi.e-journal.id/jpds/article/view/84 Mon, 06 Jan 2020 00:00:00 +0000 PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS ESAI BAHASA INDONESIA MELALUI STRATEGI PEMODELAN https://stkipsetiabudhi.e-journal.id/jpds/article/view/85 <p><em>The research aims at improving students’ essay writing competence through Modeling Strategy at SDN 3</em><br><em>Rangkasbitung Lebak Banten.The study employed Action Research conducted in two cycles. In collecting the</em><br><em>data, the writer used essay writing test, questionnaire, interview, document and observation as well.</em><br><em>Moreover, in analyzing the data the descriptive statistics was utilized. The data were analyzed both</em><br><em>qualitatively and quantitatively. The research findings show that Modeling Strategy is effectively improved</em><br><em>students’ essay writing competence. As shown from the preliminary test result dealt with students’ essay</em><br><em>writing competence on 41 students at the cycle I. There was no student with very high competence, 2 students</em><br><em>good competence (4.9%), 34 students medium competence (82, 9%), and 5 students low competence (12,</em><br><em>2%). Then, on cycle II became 13 Students (31, 7%) with very good competence, 28 students (68, 3%) with</em><br><em>good competence, and no more students with medium and low competence.</em><br><strong><em>Keywords: teaching and learning, essay writing, Modeling Strategy.</em></strong><br><strong>Abstrak</strong><br>Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menjelaskan proses pembelajaran dan hasil proses peningkatan<br>keterampilan siswa dalam menulis esai bahasa Indonesia melalui strategi pemodelan. Penelitian ini dilakukan<br>di SDN 3 Rangkasbitung Lebak Banten. Penelitian ini menggunakan studi penelitian tindakan dengan dua<br>siklus. Teknik analisis datanya menggunakan statistic deskriptif. Data penelitian ini berupa tulisan esai, hasil<br>angket, hasil wawancara, dokumen dan hasil observasi. Hasil pengumpulan data diolah secara kualitatif dan<br>kuantitatif. Dari data tersebut diperoleh hasil pembelajaran menulis bahasa Indonesia siswa SDN 03<br>Rangkasbitung dengan menggunakan strategi pemodelan. Dari 41 siswa saat tes awal tidak ada siswa yang<br>bertingkat sangat baik, setelah tindakan tes akhir siklus II menjadi 13 siswa (31,7%). untuk skor baik tes awal<br>terdapat 2 siswa (4,9%) meningkat menjadi 28 (68,3%). Untuk skor sedang awal terdapat 34 siswa (82,9%)<br>menjadi tidak ada. Untuk skor kurang terdapat 5 siswa (12,2%) meningkat menjadi tidak ada.<br><strong><em>Kata kunci: Pembelajaran, Menulis Esai, Strategi Pemodelan</em></strong></p> Ade Eka Anggraini, Elih Solihatulmilah ##submission.copyrightStatement## https://stkipsetiabudhi.e-journal.id/jpds/article/view/85 Mon, 06 Jan 2020 00:00:00 +0000 Pengaruh Persepsi Atas Kompetensi Pedagogik Guru dan Fasilitas Belajar Terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa (Survey Pada Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Lebak Provinsi Banten) https://stkipsetiabudhi.e-journal.id/jpds/article/view/86 <p>The purpose of this study was to determine the effect of perceptions on teacher pedagogical competence on student social studies achievement. Knowing the effect of learning facilities on student social studies achievement. Furthermore, the effect of perceptions on teacher pedagogical competence and learning facilities together on student social studies achievement. The research method used was a survey method, a random sample of 100 students was selected. Data collection was carried out by interviewing techniques, direct observation and by distributing questionnaires and learning outcomes tests. Data analysis using descriptive statistical methods, correlation of person data, coefficient of determination and regression analysis. Based on the results of research using multiple linear regression analysis, the following equation is obtained: Y = 54.456 + 0.087 X1 + 0.480 X2. So it can be interpreted that the influence of the variable Perception on teacher pedagogic competence (X1) is 54.4% and the influence of the learning facilities variable (X2) is 8.7%. From these calculations it can be seen that the effect of perceptions on teacher competence is greater than the learning facilities. Then from the calculation of determination obtained R square or determination coefficient of 0.078 means that learning achievement can be explained by perceptions of teacher pedagogical competence and learning facilities by 7.8% and the remaining 92.2% is explained by other variables outside the equation. The conclusion from this study is that the effect of perceptions on teacher pedagogical competence and learning facilities on student social studies achievement is quite significant.</p> <p><strong>Keywords: Perceptions of Teacher Pedagogic Competence, Learning Facilities, and Student Social Studies Achievement</strong></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persepsi atas kompetensi pedagogik guru terhadap prestasi belajar IPS siswa. Mengetahui pengaruh fasilitas belajar terhadap prestasi belajar IPS siswa. Selanjutnya pengaruh persepsi atas kompetensi pedagogik guru dan fasilitas belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar IPS siswa. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode survey sampel dipilih secara random 100 siswa. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik wawancara, pengamatan langsung dan dengan penyebaran angket serta tes hasil belajar. Analisis data dengan metode statistik deskriptif, korelasi data person, koefisien determinasi dan analisis regresi. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan sebagai berikut: Y = 54,456 + 0,087 X<sub>1</sub> + 0,480 X<sub>2</sub>. Sehingga dapat diartikan bahwa besarnya pengaruh variabel Persepsi Atas kompetensi pedagogik guru (X<sub>1</sub>) sebesar 54,4% dan pengaruh variabel fasilitas belajar (X<sub>2</sub>) sebesar 8,7%. Dari perhitungan tersebut dapat dilihat bahwa pengaruh persepsi atas kompetensi guru lebih besar dari pada fasilitas belajar. Kemudian dari perhitungan determinasi diperoleh R square atau koefisien determinasi sebesar 0,078 artinya bahwa prestasi belajar dapat dijelaskan oleh persepsi atas kompetensi pedagogik guru dan fasilitas belajar sebesar 7,8 % dan sisanya sebesar 92,2 % dijelaskan oleh variabel-variabel lain di luar persamaan. Simpulan dari penelitian ini bahwa pengaruh persepsi atas kompetensi pedagogik guru dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar IPS siswa cukup signifikan.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <strong><em>Persepsi Atas Kompetensi Pedagogik Guru, Fasilitas Belajar, dan Prestasi Belajar IPS Siswa</em></strong></p> Rian Fauzi ##submission.copyrightStatement## https://stkipsetiabudhi.e-journal.id/jpds/article/view/86 Mon, 06 Jan 2020 00:00:00 +0000 MEMBANGUN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH MELALUI KEARIFAN LOKAL https://stkipsetiabudhi.e-journal.id/jpds/article/view/87 <p>The purpose of this research is to find out how to shape student character through local wisdom. The method used is through a literature review based on documents. Local wisdom will only last if local wisdom is implemented in concrete daily life so that it is able to respond and respond to the currents of the changing times. The results showed that the revitalization of local culture (local wisdom) is relevant for building character education. This is because local wisdom in the region will in turn be able to lead students to love their region. The love of students for their region will create regional resilience. Regional resilience is the ability of an area shown by the ability of its citizens to organize themselves in accordance with the concept that is believed to be true with a strong spirit, high enthusiasm, and by making wise use of nature. Through a comprehensive approach and integrated learning can enhance a series of positive activities to support children's creativity and able to provide a meaningful learning experience.</p> <p><strong><em>Keywords: Character Education, School, Local Wisdom</em></strong></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagimana membentuk karakter siswa melalui kearifan lokal. Metode yang digunakan melalui kajian literatur berdasarkan dokumen. Kearifan lokal hanya akan abadi kalau kearifan lokal terimplementasikan dalam kehidupan konkret sehari-hari sehingga mampu merespon dan menjawab arus zaman yang telah berubah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan revitalisasi budaya lokal (kearifan lokal) yang relevan untuk membangun pendidikan karakter. Hal ini dikarenakan kearifan lokal di daerah pada gilirannya akan mampu mengantarkan siswa untuk mencintai daerahnya. Kecintaan siswa pada daerahnya akan mewujudkan ketahanan daerah. Ketahanan daerah adalah kemampuan suatu daerah yang ditunjukkan oleh kemampuan warganya untuk menata diri sesuai dengan konsep yang diyakini kebenaranya dengan jiwa yang tangguh, semangat yang tinggi, serta dengan cara memanfaatkan alam secara bijaksana. Melalui pendekatan komprehensif dan pembelajaran terintegrasi dapat&nbsp;meningkatkan serangkaian kegiatan positif untuk mendukung kreativitas anak dan<br> mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna.</p> <p><strong>Kata Kunci: <em>Pendidikan Karakter, Sekolah, Kearifan Lokal</em></strong></p> Tjut Afrida ##submission.copyrightStatement## https://stkipsetiabudhi.e-journal.id/jpds/article/view/87 Mon, 06 Jan 2020 00:00:00 +0000